Sunday, 2 March 2014

Lelaki Memilih Dan Menentukan, Wanita Dipilih Dan (Juga) Menentukan



S
   uatu hari seorang gadis remaja cantik terlihat tengah menangis dibawah pohon apel disebuah taman. Isak tangisnya menggambarkan seolah hati gadis itu remuk , hancur berkeping-keping. Lalu terlihat seorang bapak berjalan menuju ke tempat gadis itu. Dan bapak tadi adalah ayah dari gadis tersebut. Terlihat mereka sedang bercakap-cakap satu sama lain.

“Ayah, lelaki itu emang gak punya hati ya?”. Ucap gadis itu yang masih terisak-isak tangisannya.
“Kenapa kau bisa berkata seperti itu nak?”. Timpal bapak itu.
“Lelaki itu egois! Aku yang selalu memberi perhatian kepadanya tapi tidak dipilihnya. Sedangkan, wanita lain yang tak kukenal itu malah dipilihnya. Lelaki itu tak punya hati!”. Ucap gadis itu dengan nada kesal dan marah.
“Tapi itu memang sudah aturanya nak”. Ucap sang bapak.
“Apa maksud dari perkataan ayah itu? Aku tidak mengerti.” Jawab sang anak keheranan.
“Begini nak, lelaki itu memang berhak memilih dan menentukan, sedangkan wanita itu dipilih dan juga menentukan”. Sang anak menjawab masih dengan perasaan kesal, “Berarti lelaki itu sukanya pilih-pilih dong? Seenaknya sekali lelaki itu!”. Lalu sang ayah menjawabnya lagi, “Lelaki memang memilih, tapi bukan memilih seenaknya seperti yang kau kira anakku. Lelaki memilih lebih untuk mempertimbangkan apakah pasangan hidupnya itu akan cocok bersamanya atau tidak. Karena setiap wanita itu berbeda, dan setiap wanita tidak akan selalu cocok dengan seorang lelaki. Jadi tugas lelaki memang memilih dan menentukan apakah dia bisa mencocokan hidupnya dengan wanita itu atau tidak. Dan wanita itu dipilih tapi juga menentukan. Seorang wanita bisa saja dipilih oleh seorang lelaki, sedangkan wanita itu tidak menyukainya, maka wanita itupun berhak untuk tidak memilihnya”.
                “Begitulah anakku, tidak ada yang egois, semuanya mempunyai hak satu sama lain. Tapi hak itu harus ditempatkan ditempat yang seharusnya tanpa ada yang tersakiti”. Selesai sang ayah. Lalu gadis itupun mulai menampakan senyuman dibibirnya kemudian memeluk sang ayah tanda berterima kasih karena telah memberikan jawaban atas semua hal yang membuatnya bersedih tadi.

0 komentar:

Post a Comment

 
;