Dimana tak seorangpun bisa berucap
Dan tak seorangpun bisa mendengar
Seakan mereka bisu dan tuli
Disana terlihat gadis yang tersakiti
Berusaha berlari dari kejaran sang
penjahat
Bagaikan kucing yang sedang kelaparan
Menerkam sang tikus dengan buasnya
Tak ada kata yang bisa diucap
Tak ada suara yang bisa didengar
Hanya sinyal cinta yang bisa dikerahkan
Dan radar tulus yang bisa menangkapnya
Tak lama sinyal cinta mencari
Tak lama radar tulus menghampiri
Tak
sabar sinyal cinta meminta
Tak segan radar tulus memberi
Mungkin radar tulus telah tahu
Tapi sang polutan menghadang
Menghalangi sang sinyal cinta
Yang sedari tadi menunggu secercah
harapan
Namun cinta sejati senantiasa menyatu
dengan hati yang tulus
Berpadu menjadi kasih yang abadi
Walau sang polutan bersikukuh memisahkan
Tapi cinta yang tulus akan terus melawan
Tak ada kata, tak ada suara
Hanya berbalut kedamaian
Yang indah dan tenang
Bandung, 06-03-2014
12:19 dini hari
Fakkar Dustur Diyaul Haq
Twitter: @fakkarhaq



1 komentar:
puisi nya bagus soalnya memakai kata yg bermajas
kata kata nya penuh makna Hihihi
Haha *asyik :D
Nggk perlu tahu siapa aku Haha
I'm proud of you because I can't like you
so terus berlatih sama kembangkan potensi kamu dalam berpuisi dll
Bye
Post a Comment