|
A
|
ku ingat saat kita bertemu untuk
pertama kalinya, kau memakai seragam sekolahmu. Aku juga ingat ketika mata kita
bertemu untuk pertama kalinya, itu tak berlangsung lama tapi berbekas lama.
Persis sama seperti hari ini. Hari dimana aku melihatmu lagi seperti hari itu.
Untung saja waktu itu aku kenal dengan temanmu Vina. Jika tidak, mungkin aku
juga tidak akan mengenalmu.
Saat
itu ketika waktu istirahat tiba, aku bersama dua orang temanku, Dodi dan Ivan
memutuskan untuk pergi kesebuah taman bunga dimana semua orang selalu pergi
kesana disaat waktu senggangnya. Tempat yang selalu kami singgahi setiap saat
adalah tempat yang agak tinggi dimana pohon apel berdiri tegak meneduhinya.
Tidak hanya sekedar tempat untuk berbaring dan merengggangkan otot-otot saja
disana, tetapi sebuah tempat yang selalu membuat kami merasa nyaman dan terasa
lahir kembali. Aku, Dodi dan Ivan segera menuju kesana. Sesampainya disana aku
langsung menyandarkan tubuhku kebagian pohon tersebut, aku memperhatikan keramaian
yang ada disana. Banyak juga anak-anak SMA lain yang berpacaran disana atau
sekedar ngumpul-ngumpul saja seperti kita bertiga. Aku melihat Dodi sedang
berbaring disamping Ivan yang sedang asyik membaca novelnya. Hingga seketika,
aku melihat seorang siswi berseragam SMA sama sepertiku bersama seorang siswi
lagi yang mana aku mengenalnya, dan itu dia Vina. Mereka berdua berjalan
mendekat kearah kami. “Hai Raja, hai Dodi, hai Ivan!” Vina menyapa kami
bertiga. Dan kami pun langsung membalas
menyapanya juga. “Sini-sini kita lagi nyantai nih …” kataku sembari
mempersilahkan mereka untuk bergabung. “Vina, dia siapa, kenalin dong …”
bisikku kepada Vina. “Lo suka ya? Namanya Nada” “kenalin gua dong Vin …”
“Kenalan sendiri dong …”. Aku langsung menuju Nada. “Hai, boleh kenalan gak?
Gua Raja” “Hai Raja, gua Nada. Salam kenal ya” Nada pun tersenyum padaku dan
aku langsung membalasnya. Pada saat itu pula kami bertatapan, meskipun
kejadiannya sekejap tapi itu berbekas lama, dan sampai saat inipun masih
berbekas.


0 komentar:
Post a Comment