Monday, 24 February 2014

DI HARI SEPERTI HARI INI “ini bukan cerita cinta, tapi cerita tentang cinta”



A
ku ingat saat kita bertemu untuk pertama kalinya, kau memakai seragam sekolahmu. Aku juga ingat ketika mata kita bertemu untuk pertama kalinya, itu tak berlangsung lama tapi berbekas lama. Persis sama seperti hari ini. Hari dimana aku melihatmu lagi seperti hari itu. Untung saja waktu itu aku kenal dengan temanmu Vina. Jika tidak, mungkin aku juga tidak akan mengenalmu. 

          Saat itu ketika waktu istirahat tiba, aku bersama dua orang temanku, Dodi dan Ivan memutuskan untuk pergi kesebuah taman bunga dimana semua orang selalu pergi kesana disaat waktu senggangnya. Tempat yang selalu kami singgahi setiap saat adalah tempat yang agak tinggi dimana pohon apel berdiri tegak meneduhinya. Tidak hanya sekedar tempat untuk berbaring dan merengggangkan otot-otot saja disana, tetapi sebuah tempat yang selalu membuat kami merasa nyaman dan terasa lahir kembali. Aku, Dodi dan Ivan segera menuju kesana. Sesampainya disana aku langsung menyandarkan tubuhku kebagian pohon tersebut, aku memperhatikan keramaian yang ada disana. Banyak juga anak-anak SMA lain yang berpacaran disana atau sekedar ngumpul-ngumpul saja seperti kita bertiga. Aku melihat Dodi sedang berbaring disamping Ivan yang sedang asyik membaca novelnya. Hingga seketika, aku melihat seorang siswi berseragam SMA sama sepertiku bersama seorang siswi lagi yang mana aku mengenalnya, dan itu dia Vina. Mereka berdua berjalan mendekat kearah kami. “Hai Raja, hai Dodi, hai Ivan!” Vina menyapa kami bertiga.  Dan kami pun langsung membalas menyapanya juga. “Sini-sini kita lagi nyantai nih …” kataku sembari mempersilahkan mereka untuk bergabung. “Vina, dia siapa, kenalin dong …” bisikku kepada Vina. “Lo suka ya? Namanya Nada” “kenalin gua dong Vin …” “Kenalan sendiri dong …”. Aku langsung menuju Nada. “Hai, boleh kenalan gak? Gua Raja” “Hai Raja, gua Nada. Salam kenal ya” Nada pun tersenyum padaku dan aku langsung membalasnya. Pada saat itu pula kami bertatapan, meskipun kejadiannya sekejap tapi itu berbekas lama, dan sampai saat inipun masih berbekas.


 

0 komentar:

Post a Comment

 
;