Laksana telaga indah kekeringan
Hati ini bak tawanan perang
Tak ada rasa sedikitpun senang
Iblis menari usik ketenangan
Para manusia laksana setan ganggu kesendirian
Aku sangat merindu sang wewangian
Yang selalu ada dalam pikiran
Sang Petrichor kapankah dirimu datang?
Terlalu lama dunia gersang
Aku rindu kedatanganmu sayang
Yang selalu tumbuhkan cinta terpandang
08.38 pagi
Fakkar Dustur Diyaul Haq
Twitter: @fakkarhaq



1 komentar:
Post a Comment